Makassar, VoxNusantara,- Promosi jabatan yang diterima jaksa muda berprestasi asal Sulawesi Tengah, Reza Hidayat, S.H., M.H., sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Pelantikan tersebut dinilai sebagai bentuk pengakuan institusi terhadap rekam jejak, profesionalisme, dan integritas yang selama ini ditunjukkan Reza dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, dalam prosesi yang berlangsung di Baruga Adhyaksa, Kantor Kejati Sulsel, Kamis (11/6/2026).
Penunjukan Reza Hidayat sebagai Koordinator Kejati Sulsel sekaligus menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya di Korps Adhyaksa. Jaksa lulusan Universitas Tadulako (Untad) Palu tersebut dikenal memiliki rekam jejak panjang dan prestasi menonjol selama bertugas di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah.
Sebelum mendapat promosi ke Sulawesi Selatan, Reza dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan Kejati Sulteng. Salah satu jabatan yang paling menonjol adalah Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Tindak Pidana Khusus (Pidsus), posisi yang diembannya selama tiga tahun.

Selama menjabat Kasidik Pidsus, Reza memimpin penanganan berbagai perkara tindak pidana korupsi yang menjadi perhatian publik di Sulawesi Tengah. Di bawah koordinasinya, sejumlah kasus besar berhasil diungkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Seksi Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi, dan Eksaminasi (Kasi Uheksi), serta Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya, Kajati Sulsel Dr. Sila H. Pulungan menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi sekaligus bentuk kepercayaan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, setiap pejabat yang mendapat amanah baru wajib menunjukkan dedikasi, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas.

“Kejaksaan adalah benteng terakhir penegakan hukum, dan kepercayaan masyarakat adalah aset yang tak ternilai. Saya meminta kepada pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi, memperkuat koordinasi internal maupun eksternal, serta konsisten bekerja secara profesional, objektif, dan penuh integritas,” tegas Sila H. Pulungan.
Pelantikan tersebut juga memicu gelombang apresiasi dari berbagai tokoh masyarakat dan aktivis di Sulawesi Tengah yang selama ini mengenal dekat kiprah Reza Hidayat.
Salah satu apresiasi datang dari Isram Said Lolo (ISL), tokoh pemuda Sulawesi Tengah yang saat ini menjabat sebagai Ketua LSM FORMAT Sulteng, Ketua DPW PEKNAS Sulawesi Tengah, serta Ketua PW APRI Sulawesi Tengah.
Menurut Isram, promosi jabatan yang diterima Reza merupakan pencapaian yang sangat layak mengingat pengalaman dan dedikasi yang telah ditunjukkannya selama bertugas di Sulawesi Tengah.
“Secara pribadi dan atas nama keluarga besar LSM FORMAT, DPW PEKNAS, serta PW APRI Sulawesi Tengah, saya mengucapkan selamat dan sukses setinggi-tingginya kepada Sahabat saya, Bapak Reza Hidayat, atas pelantikannya sebagai Koordinator di Kejati Sulawesi Selatan. Ini adalah lompatan karier yang sangat layak bagi seorang figur muda yang sarat prestasi,” ujar Isram.
Ia menilai Reza Hidayat bukan hanya dikenal sebagai aparat penegak hukum yang tegas dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang humanis dan mampu membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Menurut Isram, selama bertugas di Sulawesi Tengah, Reza dikenal terbuka terhadap masukan dari kalangan organisasi masyarakat, media, maupun lembaga swadaya masyarakat.
“Saya mengenal dekat beliau. Pak Reza bukan sekadar aparat penegak hukum yang tajam dalam bertindak, tetapi beliau adalah teladan jaksa yang profesional, kokoh dalam integritas, dan sangat humanis,” katanya.
Lebih lanjut, Isram menyebut kemampuan komunikasi yang baik menjadi salah satu kekuatan utama Reza dalam membangun sinergi antara institusi kejaksaan dengan masyarakat.
“Kelebihan beliau adalah komunikatif, terbuka, dan inklusif terhadap rekan-rekan LSM, media maupun NGO. Komunikasi yang baik itulah yang membangun sinergi penegakan hukum yang sehat selama ini di Sulawesi Tengah,” tambahnya.
Dengan pengalaman yang dimiliki di bidang penyidikan, eksekusi, hingga penerangan hukum, Isram optimistis Reza Hidayat akan mampu memberikan kontribusi besar bagi penguatan kinerja Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.
Ia meyakini kehadiran Reza akan membawa energi positif dalam memperkuat penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan di wilayah Sulawesi Selatan.
“Kami dari Sulawesi Tengah melepas beliau dengan rasa bangga. Dukungan dan doa terbaik kami menyertai langkah beliau. Kami optimistis, di tempat tugas yang baru, Bapak Reza Hidayat akan terus menjaga marwah kejaksaan sebagai benteng keadilan yang diandalkan masyarakat,” pungkas Isram Said Lolo. *












