[adrotate group="1"]
Berita  

Akris: Aplikasi Sistem Informasi Berani Tampak Dalam Proses Pembuatan Bertagline : Data Pasti, Intervensi Tepat

VoxNusantara.com,Palu- Menindaklanjuti arah kebijakan gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Dr.Anwar Hafid,M.Si untuk fokus menurunkan angka kemiskinan di daerah ini, maka langkah-langkah yang diambil diantaranya melalui program penanganan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Penataan Kawasan Kumuh.

Seiring dengan inovasi baru yang digagas tahun 2026 oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sulteng berupa aplikasi Sistem Informasi Berbasis Data Terpadu Pengentasan Kemiskinan yaitu; Berani Tampak = (Berbasis Rangkuman Data dan Intervensi Terpadu Membangun Perumahan dan Kawasan), Berani = Berbasis Rangkuman Data dan Intervensi, dan Tampak = Terpadu Membangun Perumahan dan Kawasan

“Aplikasi Sistem Informasi Berani Tampak ini  sementara dalam tahap proses pembuatan dengan tagline : Data Pasti, Intervensi Tepat,” kata Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Dr.Akris Fattayunus, MM dalam keterangan tertulisnya Rabu (4/3/2026).

Ia juga mengatakan bahwa pada tahun 2025 telah terealisasi sebanyak 48 unit rumah di Kabupaten Sigi, dengan prasarana pendukungnya dan telah diserahkan kepada penerima manfaat yakni : 

1. Penyerahan kunci rumah kepada warga korban bencana di Desa Poi dan Rogo kec. Dolo selatan Kab. Sigi yang dibangun melalui dana APBD Provinsi Sulteng TA. 2025 sebanyak 48 unit rumah dan sarana pendukung dengan total biaya sebesar Rp. 9.653.191.000

2. Penyerahan bantuan Prasarana dan Sararana Utilitas Umum (Drainase, MCK, perbaikan Rutilahu dan Jalan Lingkungan) yang dibangun melalui Dana APBD Provinsi Sulteng  TA. 2025 kepada Pemerintah Kab. Sigi sejumlah Rp. 18.199.593.000.

“Perbaikan drainase sebanyak 9 paket, perbaikan jalan lingkungan 72 paket, perbaikan MCK 9 paket dan perbaikan Runtilahu 1 paket dengan total anggaran Rp, 18,199,593,000, di Kabupaten Sigi yang bersumber dari APBD Provinsi Sulteng tahun anggaran 2025 kemarin,” jelas Akris. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *