
Palu, VoxNusantara,- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menerima kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial kemanusiaan dan kebencanaan, Kamis pagi (9/4), di ruang Polibu Kantor Gubernur.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, menyambut langsung rombongan yang dipimpin oleh Sigit Purnomo Said, yang juga dikenal sebagai mantan Wakil Wali Kota Palu periode 2015–2020.
Kunjungan ini turut dihadiri perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial Republik Indonesia yang menyalurkan bantuan sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat kepada daerah.

Dalam sambutannya, Wagub Reny menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi VIII DPR RI yang dinilai penting dalam menyerap aspirasi daerah sekaligus memperkuat sinergi pusat dan daerah.
Ia juga mengapresiasi bantuan yang disalurkan melalui kementerian dan lembaga mitra Komisi VIII sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat Sulawesi Tengah.
“Mudah-mudahan kedatangan bapak ibu Komisi VIII membawa berkah dan bantuan bagi Sulawesi Tengah,” ujar Reny.
Belajar dari Bencana 2018
Reny menegaskan, pengalaman pahit bencana Gempa dan Tsunami Palu 2018 menjadi pelajaran penting bagi pemerintah daerah dalam membangun sistem yang lebih tangguh terhadap bencana.
Menurutnya, pembangunan berbasis mitigasi kini terus diperkuat guna menekan risiko korban jiwa dan kerugian material di masa mendatang.

Selain itu, Sulawesi Tengah juga masih menghadapi berbagai potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor akibat intensitas curah hujan yang tinggi.
Hadapi KLB Campak
Tak hanya bencana alam, pemerintah daerah saat ini juga tengah menangani kejadian luar biasa (KLB) penyakit campak yang menyerang sejumlah wilayah.
Sebagai langkah cepat, pemerintah telah menjalankan program imunisasi tambahan Outbreak Response Immunization (ORI) yang menyasar anak-anak balita guna menekan penyebaran penyakit.
Wagub berharap dukungan dari Komisi VIII DPR RI dan mitra kementerian dapat memperkuat langkah mitigasi, baik terhadap bencana alam maupun non-alam.
Usai pertemuan, rombongan Komisi VIII DPR RI dijadwalkan meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana, di antaranya kawasan Masjid Terapung Palu yang tersapu tsunami serta Kelurahan Balaroa yang terdampak likuifaksi.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang serap aspirasi, tetapi juga memperkuat dukungan konkret pemerintah pusat dalam upaya pemulihan dan peningkatan ketahanan bencana di Sulawesi Tengah. *
Sumber: Biro AdPim Pemprov Sulteng












