RSUD Undata Cetak Sejarah, Operasi Jantung Terbuka Perdana Digelar di Sulteng

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes Press Conference Bedah Jantung Terbuka Perdana, di RSUD Undata Palu, Jumat (1/8).

Palu, VoxNusantara,- Layanan kesehatan di Sulawesi Tengah memasuki babak baru. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi mencatatkan sejarah dengan terlaksananya operasi perdana bedah jantung terbuka di RSUD Undata Palu, menandai langkah besar menuju kemandirian layanan medis tanpa harus merujuk pasien ke luar daerah.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah melalui program Berani Sehat untuk menghadirkan layanan kesehatan yang merata, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

“Semua warga yang memiliki KTP Sulawesi Tengah akan dilayani. Kalau ada yang tidak ditanggung BPJS, itu menjadi kewenangan provinsi. Tidak boleh ada lagi masyarakat kita yang sakit tetapi tidak bisa berobat karena alasan biaya,” tegasnya dalam konferensi pers, Jumat (1/8).

Dalam pelaksanaan perdana ini, dua pasien berhasil menjalani operasi bypass jantung terbuka langsung di RSUD Undata Palu. Seluruh prosedur dilakukan oleh tim medis setempat dengan dukungan peralatan canggih yang telah dipersiapkan secara maksimal oleh Pemerintah Provinsi.

Reny menekankan bahwa pemerintah tidak setengah-setengah dalam mempersiapkan layanan ini, mulai dari pengadaan alat hingga kesiapan tenaga medis.

“Saya bersama Bapak Gubernur sangat konsen dengan program Berani Sehat. Ke depan, semua tindakan medis untuk pasien Sulawesi Tengah harus bisa ditangani di rumah sakit daerah,” ujarnya.

Selain peningkatan fasilitas, Pemprov Sulteng juga berkomitmen memperkuat sumber daya manusia di bidang kesehatan. Pemerintah siap membiayai pendidikan dokter spesialis dan subspesialis dengan syarat wajib mengabdi di Sulawesi Tengah.

Langkah ini diambil untuk memastikan keberlanjutan layanan kesehatan spesialistik di daerah, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap fasilitas kesehatan di luar provinsi.

Apresiasi Kementerian Kesehatan

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyambut baik capaian tersebut. Ia menyebut Sulawesi Tengah sebagai daerah ke-27 di Indonesia yang mampu melaksanakan operasi bedah jantung terbuka.

“Diharapkan ke depan minimal dapat dilakukan tiga operasi bypass setiap bulan,” ujarnya.

Menkes juga mendorong pemerintah kabupaten/kota di Sulawesi Tengah untuk mulai menata layanan penyakit katastropik di wilayah masing-masing.

Sebagai bagian dari penguatan sistem layanan, kegiatan ini turut diakhiri dengan penandatanganan kerja sama jejaring pengampuan layanan jantung dan pembuluh darah antara RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, dan RSUD Undata Palu.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat transfer pengetahuan, peningkatan kapasitas tenaga medis, serta kualitas layanan jantung di Sulawesi Tengah.

Dengan capaian ini, Sulawesi Tengah resmi membuka era baru pelayanan kesehatan yang lebih mandiri, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sebuah lompatan besar dalam memastikan akses layanan kesehatan berkualitas bagi seluruh warga. *

Sumber: Biro AdPim Pemprov Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *